Perform Fashion Show Ulap Doyo Di FKR VIII

Minggu, 14 Juli 2019

    Masih dalam gelaran dalam menyemarakkan Festival Kota Raja VIII tahun 2019, pada malam ini sesuai yang telah terjadwal akan di meriahkan oleh tampilan para pemenang ataupun para peserta yang telah mengikuti Lomba Fashion Casual Ulap Doyo se-Kaltim. Mereka semua hadir untuk perform Fashion Show Ulap Doyo. Dengan penuh kebanggaan para penampil yang masih berumur belia ini memperlihatkan pakaian yang di kenakannya hasil dari karya masing – masing desainernya.

      Para penampil yang hadir malam ini telah mengikuti lomba Fashion Casual Ulap Doyo berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong, masing – masing wilayah kota atau kabupaten di Kaltim ikut mengirimkan perwakilannya dalam Fashion Casual Ulap Doyo se-Kaltim, semua pakaian yang terbuat dari ulap doyo terlihat sangat menarik saat di kenakan oleh para model yang mengikuti Fashion Casual Ulap Doyo.

      Pakaian yang di padukan dengan ulap doyo memang sangat cantik terlihat bila digunakan oleh wanita, dan membuat pria yang menggunakan pakaian yang telah dipadukan dengan ulap dyo memberikan kesan berwibawa dan mewah bagi yang mengenakannya. Untuk di ketahui Ulap doyo merupakan jenis tenun ikat berbahan serat daun doyo (Curliglia latifolia). Daun ini berasal dari tanaman sejenis pandan yang berserat kuat dan tumbuh secara liar di pedalaman Kalimantan, Agar dapat digunakan sebagai bahan baku tenun, daun ini harus dikeringkan dan disayat mengikuti arah serat daun hingga menjadi serat yang halus. Serat-serat ini kemudian dijalin dan dilinting hingga membentuk benang kasar. Benang daun doyo kemudian diberi warna menggunakan pewarna alami dari tumbuhan. Warna yang umum ditemukan antara lain merah dan cokelat. Warna merah berasal dari buah glinggam, kayu oter, dan buah londo. Adapun warna cokelat diperoleh dari kayu uwar.

     melalui suatu proses yang unik. Kaum wanita Dayak Benuaq mulai menguasai proses pembuatan tenun ini sejak usia belasan tahun secara spontan, tanpa melalui proses latihan. Mereka menguasai tehnik ini hanya dengan melihat proses kerja para wanita yang lebih tua seperti ibu dan sesepuh mereka secara berulang-ulang. Karena transfer keterampilan yang berlangsung secara unik ini, hampir dipastikan sulit menemukan orang yang menguasai tehnik tenun ulap doyo di luar Suku Dayak Benuaq

Simpan sebagai :

Berita terkait :