Expo TIFAF 2019

Senin, 23 September 2019

   

     Tenggarong Internatioanal Folk Art Festival (TIFAF) yang berlangsung secara meriah di Stadioan Rondong Demang Tenggarong, usai seremony pembukaan TIFAF, Bupati Kutai Kartanegara bersama rombongan, yang juga turut didalamnya di damping Kepala Dinas Pariwisata Kab Kukar. Dra Sri wahyuni. MPP. menuju stand expo untuk membuka secara resmi Expo TIFAF 2019, dengan melakukan pengguntingan pita maka Expo TIFAF 2019 telah di buka dan dapat disaksikan untuk umum oleh masyarakat Kutai Kartanegara.

      Bupati Kutai Kartanegara bersama rombongan mengunjungi satu persatu setiap stand pameran yang ada di Expo TIFAF 2019, untuk di ketahui bahwa M Fazriannur sebagai Even Organizer (EO) Fazri Toy Collection mengatakan Expo TIFAF 2019 diikuti 53 stand , bazaar 91 stand dan PKL 40 stand. “Kami menawarkan dengan harga bervariasi dari 18 juta untuk ukuran 3 x 3 meter, kemudian 5 juta, 4 juta, 3 juta dan 2 juta untuk bazzar yang diluar expo.
Dalam kesempatannya Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengungkapkan untuk tahun 2019 ini, pertama kali antara Erau dan TIFAF dipisah pelaksanaannya,”Kalau dilihat dari dari sisi kemeriahannya akan lebih meriah kalau kita satukan antara Erau dan TIFAF, kami akan terus lakukan komunikasi dengan pihak kesultanan selanjutnya nanti dalam perayaan berikutnya akan terus dievaluasi Lebih lanjut inti dari acara Erau dan TIFAF 2019 adalah melestarikan adat seni budaya yang ada di kesultanan maupun budaya yanga ada di Kabupaten Kukar.

       ”Ada sebagian persepsi dari sebagian orang mengatakan kita mengeseampingkan budaya lokal, disini pelu kita luruskan bahwasanya acara TIFAF ini adalah untuk mempromosikan budaya kita kemancanegara, yang selama ini kita sudah promosikan ke daerah lokal dan nasional saja dengan adanya TIFAF ini kita mempromosikan budaya kita kepada mereka yang datang sebagai participant sehingga adanya pengetahuan budaya antara kita dan mancanegara.

      Harapan beliau, bahwa bangga selama 7 tahun kegaiatannya TIFAF 2019 telah masuk dalam100 Calender Of Event (COE) Indonesia. “Dari data yang ada dengan adanya acara TIFAF ini sudah meningkatkan jumlah pengunjung yang datang kekukar. Adanya peningkatan ini bisa menambah pendapatan daerah dan menaikan perekonomian masyarakat.

Simpan sebagai :

Berita terkait :