Festival Kota Raja (FKR) ke VII

Minggu, 30 September 2018

      Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Festival Kota Raja (FKR) ke VII, untuk menyambut HUT kota Tenggarong ke-236.Seluruh para pejabat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) beserta Kesultanan Kutai, di ketahui bahwa pada hari Jumat telah melaksanakan Ziarah makam pendiri kota Tenggarong Aji Imbut dan Sidang Paripurna di gedung DPRD Kukar.


      Dalam kesempatannya Kadis Pariwisata Kukar Dra. Sri Wahyuni. MPP., menyampaikan bahwa Festival Kota Raja (FKR) akan berlangsung selama sepekan, dari tanggal 29 September hingga 07 Oktober, yang pelaksanaannya berpusat di halaman parkir stadion Rondong Demang Tenggarong. Pada Festival Kota Raja (FKR)  ini, Tenggarong Fair kembali digelar untuk kedua kalinya yang akan diisi bazaar, art & craft, serta lomba menulis cerita dan lomba foto FKR VII. "Nanti juga ada pentas ekspresi pelajar dimana akan ada pentas seni dan atraksi komunitas serta pentas seni daerah Kutai,".Selain itu, juga ada lomba mewarnai dan menggambar anak-anak, zumba party, 1 jam bersama tari topeng Kutai, dan lomba permainan tradisional, ada pula pentas seni nusantara dimana didalamnya akan dilangsungkan festival Jepen tingkat anak dan umum, serta raggae party Tenggarong. Festival Kota Raja (FKR) tahun ini kembali menghadirkan para talent Tenggarong Kutai Carnival atau TKC serta suguhan hiburan rakyat dan fashion show.


      Festival Kota Raja (FKR) VII dan Tenggarong Fair II, ini di buka secara resmi oleh Plt. Bupati Kukar Drs. Edi Damansyah. M. Si., yang di di tandai dengan pemukulan gendang bersama Dandim 0906 / TGR Letkol Czi Bayu Kurniawan dan Kepala Kejaksaan Negeri Tenggarong bapak Kasmin.


      Saat sambutan Plt. Bupati Kukar Drs. Edi Damansyah. M. Si., menyampaikan Melalui festival ini, kita dapat mewadahi berbagai atraksi seni budaya, maupun produk dan atraksi kreatif lainnya yang di hasilkan oleh masyarakat Tenggarong dan sekitarnya. Hadirnya Festival Kota Raja dan Tenggarong Fair merupakan salah satu terobosan untuk mewujudkan program Jonok Ngan Kukar, yakni bagaimana membuat kerinduan pengunjung dan wisatawan untuk kembali datang ke Kota Raja Tenggarong. Dan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memicu perputaran ekonomi bagi para pelaku usaha yang terlibat langsung dalam Tenggarong Fair, maupun pelaku usaha lainnya yang berada di kota Tenggarong.

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :