Malam Bepelas Terkahir

Selasa, 11 Nopember 2014

 

Berbagai macam kegiatan yang ada dan di lakukan di Keraton Kesultanan Ing Martadipura. Upacara adat Kesultanan Kutai Kartanegara yang paling meriah dan ditunggu selain Belimbur adalah Seluang Mudik. Acara ini bukan berupa guyuran air yang dilakukan oleh para tamu yang hadir, tetapi yang membuat acara ini meriah dan berbeda yaitu dilakukannya saling  lempar butiran beras diantara seluruh kerabat, tamu undangan yang hadir di Keraton Kesultanan Ing Martadipura.

Upacara ini dilakukan di dalam rangkaian upacara Bepelas, yang di laksanakan setiap malamnya di Keraton Sultan, yang di laksanakan pada Sabtu malam. upacara Bepelas ini berbeda dengan malam sebelumnya karna di rangkai dengan upacara seluang mudik karena selain menandai berakhirnya upacara Bepelas Malam juga dimaknai sebagai media kontemplasi atau perenungan menjelang   Erau  berakhir pada besok paginya.  kemeriahan dari acara ini ialah sat Puncak  upacara ini yaitu saling lempar butiran beras dan prosesi  upacara ini dirangkai beberapa upacara lainnya yang diawali dengan Sultan melakukan upacara Menyisik Lembu.

di ketahui Menyisik lembu dilakukan dengan cara menaruh uang koin diantara lukisan naga yang terbuat dari butiran beras berwarna tujuh macam yang ditata  di atas tikar depan Tiang Ayu disebut Tambak Karang sebagai kanvasnya. Usai Sultan menyisik lembu dilanjutkan  tamu dan undangan  melakukan hal yang sama. Dinataranya Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo,  Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, S.Sos. MM, dan Kerabat Kesultanan, beserta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah yang hadir.

Setelah Menyisik Lembu   dilanjutkan dengan acara sedekah naga dengan memberikan uang sesuai kemampuan para undangan yang hadir dengan cara melempar ke Tambak Karang. Jelang puncak Seluang Mudik dilakukan perebutan bungkusan yang berisi kue yang digantung di tempat acara upacara Bepelas. Dalam suasana gaduh rebutan kue inilah puncak acara saling lempar butiran beras atau Seluang Mudik dimulai.

semua yang hadir dalam acara Bepelas tersebut larut dalam kegembiraan saat memperebutkan kue yang telah di bungkus dan di gantung di atas langit – langit Keraton Kesultanan, termasuk kegembiraan di  rasakan Menteri Olahraga Roy Surya yang mengakui jika adat budaya bangsa Indonesia sangat kaya dan menarik dan beliau berharap agar generasi muda tidak hanya  berprestasi dalam berbagai segi namun mampu pula menjaga dan melestarikan  adat budaya milik bangsa ini, khususnya di kutai Kartanegara.

Simpan sebagai :

Berita terkait :