Menggali Potensi Film Khas Lokal Kutai Kartanegara

Sabtu, 30 Mei 2020

       Bersama Meiske Taurisi (Produser PALARI FILM) dan Kandi Windoe (Interface Indonesia) mengajak sineas-sineas muda untuk bersama mengeksplorasi dan menjadikan kekayaan budaya dan keindahan alam di Kutai Kartanegara sebagai inspirasi kreatif. Melalui karya-karya film yang bersetting / bertema budaya etnik yang dipadukan dengan panorama keindahan alam diharapkan dapat menumbuhkan perkembangan perfilman di Kutai Kartanegara melalui komunitas-komunitas generasi muda. Webinar melalui aplikasi zoom ini dilaksanakan hari Jum’at 29 Mei 2020. Webinar secara daring dilakukan selama masa pandemi covid-19.

       Perkembangan peradaban Nusantara berawal dari jalur sungai Mahakam. Sekitar abad 4M-5M, aliran sungai Mahakam sudah berkembang sebagai jalur perdagangan di Asia dan Nusantara. Interaksi dan pembauran budaya pun menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari adanya aktifitas perdagangan di sungai Mahakam. Pembauran budaya yang berkembang di masyarakat Kutai terjalin dalam suasana kebersamaan yang didasari dengan rasa persaudaraan. Adapun contoh film nasional bercerita tentang kearifan lokal Kutai ialah “Erau Kota Raja” dibintangi Nadine Chandrawinata, Denny Sumargo, Donnie 'Ada Band' Sibarani, Ray Sahetapy, Jajang C Noer dan beberapa pemain lainnya yang sudah tayang 8 Januari 2015 lalu di Bioskop. 

Simpan sebagai :

Berita terkait :