Momentum Wisata Saat Cuti Bersama Dimasa Pandemi

Senin, 2 Nopember 2020

       Pertumbuhan destinasi wisata di Kutai Kartanegara (Kukar) saat pandemi mulai terlihat. Momentum libur panjang pada cuti bersama ditambah libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW digunakan warga untuk berwisata (28-29-30 Oktober 2020). Berbeda dengan tempat wisata yang dikelola swasta, destinasi wisata yang dikelola pemerintah hingga kini masih ditutup total.

       Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Muhammad Tauhid Aprilianur mengatakan, saat ini Pemkab Kukar masih mengeluarkan kebijakan menutup destinasi wisata milik pemerintah guna menahan laju penyebaran Covid-19 meskipun memasuki libur panjang sejak 28 Oktober hingga 1 November. "Jadi, lokasi tempat wisata swasta masih buka tapi harus mengikuti protokol Covid-19. Salah satunya, hanya menerima 30 persen dari jumlah pengunjung," terangnya. 

       Hingga kini Kukar masih termasuk zona merah Covid-19. Sementara tempat wisata yang dikelola oleh swasta diperbolehkan buka dengan maksimal 30 persen dari kapasitas pengunjung. "Kami mengimbau, baik pengelola maupun pengunjung saling mengerti dan memahami protokol Covid-19 yang telah ditetapkan tersebut," imbuhnya. Dispar juga meminta masyarakat yang masuk kategori lanjut usia serta memiliki penyakit bawaan agar tidak ke tempat wisata lantaran rentan terdampak pada penyebaran Covid-19. 

       Sebagian besar tempat wisata yang cukup bertumbuh angka kunjungannya, yaitu lokasi wisata terbuka seperti pantai. Kecamatan di kawasan pesisir seperti Muara Badak, Marangkayu, dan Samboja diperkirakan bakal ramai oleh pengunjung saat libur panjang ini. 

Simpan sebagai :

Berita terkait :