Muara Badak Festival

Senin, 18 Maret 2019

     Pada bulan Maret, Kecamatan Mura Badak memiliki kegiatan yang telah masuk dalam Kalender Event Dinas Pariwisata Kab Kutai Kartanegara, yang berlangsung pada tanggal 8 – 17 Maret 2019 yang bertajuk Muara Badak Festival 2019 #MBFEST2019 resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara Drs. Edi Damansyah. M.Si., Acara itu dirangkai dengan pemberian piagam penghargaan kepada semua sponsor acara MB Festival 2019 oleh Bupati Kukar Drs. Edi Damansyah. M.Si. dengan meneken tombol sirine sebagai tanda dibukanya Muara Badak Festival 2019. pada malam Jumat, 08 Maret 2019. Event terbesar di Kecamatan Muara Badak ini merupakan event tahunan dari Kecamatan Muara Badak yang kini sudah masuk di kalender tahunan event Kabupaten Kutai Kartanegara bersama dengan ERAU dan event lainnya. Dalam kesempatannya ketika membuka #MBFEST2019 beliau mengatakan setiap event dalam kalender event daerah menjadi representasi dan potret Kukar dengan berbagai keunikan dan keragaman wilayahnya. Demikian pula dengan MB Festival, yang secara khusus menghadirkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Diharapkan dengan adanya #MBFEST2019 sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) bisa terus tumbuh dan berkembang di Kecamatan Muara Badak sehingga mampu menjadi solusi perekonomian Muara Badak dimasa mendatang. “Hal ini menunjukkan kesungguhan dan konsistensi untuk menjadikan Festival ini sebagai sebuah event tetap yang dimiliki oleh masyarakat Muara Badak. Karena itu pula, Muara Badak semakin menggeliat, dibarengi dengan berbagai agenda lainnya dengan menggandeng para pelaku seni budaya maupun siswa sekolah, bisa memeberikan warna baru dalam gelaran di Kukar.

     Salah satu tujuan penyelenggaraannya, #MBFEST2019 bukan sekedar hiburan bagi masyarakat. Konten edukasi, kolaborasi, pemasaran produk UKM dan apresiasi seni budaya menjadi bagian di dalamnya. Ragam pengayaan konten inilah yang menjadi atraksi atau daya tarik #MBFEST2019.“Atraksi inilah yang menjadi magnet bagi pengunjung untuk datang ke festival ini, untuk melihat ataupun menjajaki produk-produk UKM, melakukan transaksi belanja, menyaksikan apresiasi seni budaya serta melakukan perjalanan wisata di sekitar Muara Badak, khususnya pantai-pantai di Pangempang yang semakin dikenal masyarakat.



     Beliau mengatakan, pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang cukup tinggi di Kukar perlu mendapat pendampingan agar dapat bersaing baik dari sisi kualitas, kuantitas maupun keberlangsungannya. “Untuk itu, Pemkab Kukar telah meluncurkan program Idaman, yakni Inovasi Dagang Kemitraan bagi pelaku UMKM. Melalui program Idaman ini, pihak perusahaan setempat melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan menjadi bapak angkat yang membina para pelaku UMKM di wilayah operasi kerjanya, melalui kesempatan yang baik ini, saya mengajak kepada para pimpinan perusahaan untuk turut serta berpartisipasi dan meningkatkan program pembinaan dan pendampingan terhadap para pelaku UMKM melalui progam TJSP masing-masing. Keberhasilan pendampingan yang dilakukan adalah, ketika produk-produk UMKM setempat menjadi konsumsi produk di lingkungan perusahaan, dapat bersaing dengan produk-produk lainnya di toko-toko modern, serta memperoleh pangsa pasar yang lebih luas,” ajaknya. Beliau juga berharap agar Organisasi Perangat Daerah (OPD) terkait dapat mengambil langkah-langkah percepatan untuk pendampingan dan pembinaan UMKM di Kukar, agar memiliki daya saing dan pangsa pasar yang lebih luas baik melalui toko-toko modern maupun secara online. untuk diketahui bahwa selama #MBFEST2019 ini akan berlangsung berbagaimacam kegiatan diantaranya Bazar UMKM, Color run, serta akan mendatangkan para artis dangdut dari ibukota.

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :