Pameran Manik Se Borneo Akan Diadakan Di Museum Mulawarman, Tenggarong

Senin, 17 Nopember 2014

Pameran manik-manik se-Borneo akan  diselenggarakan di Tenggarong, Kutai Kartanegara bertempat di Museum Mulawarman Tenggarong. Pameran ini akan berlangsung selama sepekan mulai tanggal 14 s/d 22 Oktober 2014. Pameran ini rencananya akan diikuti oleh Museum Kalimantan Barat, Museum Kalimantan Timur, Museum Kalimantan Tengah dan juga Museum Kalimantan Selatan. Selain itu pameran ini juga diikuti olej negara lain yaitu Museum Sabah, Museum Serawak dan Museum Brunei Darussalam, sehingga pamerannya disebut sebagai pameran manik se-Borneo.

 Pameran manik ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk menyamakan visi antara museum Borneo juga untuk mengangkat citra budaya Kalimantan ke ajang Internasional.

 Perhiasan manik-manik merupakan kerajinan tangan yang menjadi salah satu simbol perekat bagi budaya Kalimantan, karena hampir seluruh simbol daerah Kalimantan baik Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, selalu memanfaatkan manik-manik sebagai perhiasan. Manik-manik tersebut biasanya dimanfaatkan sebagai pemanis baju adat, sebagai perhiasan wanita suku dayak, sebagai hiasan dinding, hiasan gerabah bahkan perkembangannya kini manik-manik juga dimanfaatkan untuk tas, dompet dan sarung telepon genggam maupun tempat pensil atau pulpen.

Manik adalah sejenis benda yang relatif sangat kecil yang berlubang di tengahnya sebagai tempat untuk dimasuki sejenis benang atau tali dan selanjutnya dirangkai sebagai untaian. Keindahan manik ini tergantung pada bahan yang dipakai, bentuknya zat warna yang ditambahkan keterampilan dan teknik pembuatannya.

Fungsi manik dalam masyarakat selain sebagai perhiasan juga sebagai sarana upacara keagamaan. Sebagai benda kuno manik juga sangat penting bagi penelitian arkeologi dan sejarah peradaban manusia. Berdasarkan bahannya manik terdiri atas manik kaca, batu, kerang, tulang, biji-bijian, kayu, merjan, mutiara, damar, lempung dan logam.


Simpan sebagai :

Berita terkait :