Pelepasan Partisipan TIFAF VII Tahun 2019

Senin, 30 September 2019

     Setelah sepekan pagelaran kesenian bertarap internasional berlangsung di Kutai Kartanegara yang bertema Tenggarong Internasional Folk Arts Festival (TIFAF) ke 7 tahun 2019 berjalan dengan sukses dan meninggalkan banyak moment cerita indah bagi para partisipan maupun masyarakat Kutai Kartanegara, terutama yang berada di Tenggarong. Ucapan terimakasih di sampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kab Kukar Dra. Sri Wahyuni. MPP kepada masyarakat Kukar dan semua pihak yang telah bekerjasama mensukseskan gelaran Internasional ini.

     Dalam kesempatannya saat memberikan laporan, Kepala Dinas Pariwisata Kab Kukar Dra. Sri Wahyuni. MPP. menyampaikan, pelaku seni yang terlibat adalah partisipan internasional sebanyak 6 negara dengan jumlah personil 131 orang, partisipan dari luar Kaltim berjumlah 20 orang sedangkan partisipan dari Kutai Kartanegara sendiri sebanyak 79 Kelompok seni dan paguyuban dengan total 1542 orang. Rangkaian agenda pada TIFAF berjalan dengan aman, lancar dan sukses. Venue utama yang berada di Stadion Rondong Demang ramai di kunjungi masyarakat begitu juga panggung dilapangan basket pinggir turap Kelurahan Melayu dan juga Street Stage yang dilakukan di Pulau Kumala.

     Sebagai bagian dari 100 Wonderful Event Indonesia, TIFAF VII tahun 2019 mendapat dukungan langsung dari Kementrian pariwisata berupa penayangan Promosi TIFAF di salah satu TV swasta, publikasi di media Digital dan produksi tarian masal berikut Live musik pengiring saat pembukaan TIFAF. Pada setiap tahunnya pasti ada perbedaan tampilan, dan pada tahun ini selain menampilkan Kesenian rakyat dari negaranya para partisipan TIFAF juga berbagi wawasan tentang budaya dan profil negaranya kepada 6 sekolah di Tenggarong yaitu sekolah SMAN 1 Tenggarong, SMAN 2 Tenggarong, SMAN 3 unggulan Tenggarong Sebrang, SMKN 1 Tenggarong, SMA YPK dan MAN Tenggarong. “Siswa-siswa sekolah yang dikunjungi juga menampilkan berbagai atraksi mulai seni tari, musik, pencaksilat, Drum band hingga kreasi baris berbaris sehingga ada interaksi yang terjalin,”

    Dan setiap tahunnya yang juga di tunggu oleh para partisipan ialah mengikuti ekshibisi permainan tradisional antar negara, yakni lomba kelompanjang, lomba engrang, begasing, menyumpit, dagongan. Partisipan Rusia merupakan juara umum pada lomba permainan tradisional Kutai. 

Simpan sebagai :

Berita terkait :