Profil Pulau Kumala

Kamis, 9 Juli 2020

       Pulau Kumala merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Tenggarong, Ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara. Pulau Kumala menjadi salah destinasi pariwisata modern yang juga mengusung konsep seni dan budaya yang ada di Kutai Kartanegara. 

 

1. Landmark Pulau Kumala

Terletak di sebelah selatan Pulau Kumala dengan posisi menghadap ke Jembatan Kartanegara. Landmark yang bertuliskan “PULAU KUMALA” ini merupakan fitur geografis yang dibuat untuk menarik minat wisatawan yang melihat ke arah pulau dari sisi Jembatan Kartanegara ataupun dari sisi jalan tepian Mahakam.

 

2. Patung Lembuswana

Patung Lembu Swana di Pulau Kumala ini memiliki tinggi 13 meter dan berat 25 Ton. Lembuswana dikenal sebagai lambang Kerajaan Kutai,  Hewan ini memiliki semboyan Tapak Leman Ganggayaksa. Lembuswana dalam mitologi diyakini sebagai hewan yang hidup pada masa kerajaan kutai. Menurut kepercayaan rakyat kutai hewan ini merupakan hewan yang disucikan dan merupakan tunggangan dari Dewa Batara Guru.

 

3. Air Mancur Menari

Kawasan Wisata Pulau Kumala juga memiliiki pertunjukan air mancur dengan gerakan air menari. Jika masih berfungsi, melihat air mancur menari adalah sebuah pemandangan yang menarik dan membuat betah pengunjung untuk menyaksikannya.

 

4. Kolam Renang

Kolam renang yang ada di Pulau Kumala sebenarnya adalah satu bagian dari fasilitas Resort/Cottage Pulau Kumala bagi pengunjung yang menginap di resort, tapi kolam renang ini dulunya juga dibuka untuk umum. Kondisi kolam renang saat ini perlu dilakukan pemeliharaan dan perawatan agar dapat berfungsi kembali. Di sekitar kolam renang terdapat beberapa fasilitas pendukung seperti Gazebo  dan jembatan Kolam yang masih dalam kondisi baik. 

 

5. Cottage

Cottage atau Resort Pulau Kumala merupakan fasilitas akomodasi bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di Tenggarong ataupun di Pulau Kumala. Bangunan yang ada di resort ini berjumlah 12 bangunan, dengan konsep suasana alami disekitar cottage dipadukan dengan nuansa tradisional dalam ukiran bangunan cottage yang berciri khas ukiran Dayak. 

 

6. Pura Pasak Pulau

Pura Pasak berada tepat di tengah-tengah Pulau Kumala. Dengan bangunan mirip candi tempat persembahyangan umat Hindu, pura ini terlihat unik dan menarik dengan adanya patung sepasang naga di bagian kiri dan kanan yang menyambut pengunjung saat memasuki pura. Di tengah-tengah terdapat Patung Lembu Swana dengan sayap yang terkembang seolah ingin terbang.  

 

7. Rumah Lamin Mancong

Bangunan lamin khas Dayak Benuaq ini memiliki 2 (dua) tingkat, dan di dalamnya terdapad 20 buah kamar atau ruangan. Lamin ini bisa digunakan sebagai tempat pertemuan atau kegiatan-kegiatan seperti pertunjukan seni, pelatihan maupun seminar. Dengan struktur bangunan yang masih kokoh, lamin ini masih bisa digunakan atau difungsikan sesuai dengan kebutuhan nantinya.

 

8. Rumah Lamin Wahau

Lamin ini tidak memiliki sekat atau ruangan kamar di dalamnya sehingga tampak lebih luas dengan beberapa pilar besar yang berukiran ornament dayak. Setiap tahun lamin ini digunakan untuk kegiatan lomba olahraga tradisional atau eksibisi bagi peserta TIFAF (Tenggarong International Folk Arts Festival) yaitu lomba olahraga tradsional khas Kutai Lamin ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan Inbound atau kegiatan dalam ruangan seperti pertunjukan seni, pelatihan, seminar dan lain-lain.

 

9. Jembatan Repo-repo

Jembatan Repo-repo diresmikan pada tahun 2016, dengan panjang jembatan sepanjang 230 meter dan lebar 4 meter.  Jembatan ini merupakan jembatan khusus untuk pejalan kaki yang menghubungkan dari sisi Kota Tenggarong menuju Pulau Kumala. Saat melintasi jembatan ini, pengunjung dapat melihat pemandangan Sungai Mahakam, daratan kota Tenggarong dan Pulau Kumala.

 

10. Kantor Manajemen Pulau Kumala

Bangunan ini merupakan kantor bagi pegawai/karyawan yang bekerja di Pulau Kumala. Ruangan kantor ini cukup luas bagi karyawan untuk melaksanakan kegiatan operasional maupun administrasi dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi pengunjung yang datang ke Pulau Kumala.

 

11. Papan Informasi dan Bangko Kelok

Terletak di Area Plaza Pulau Kumala, terdapat papan Informasi yang memuat peta spot-spot wisata yang ada di Pulau Kumala beserta informasi singkat. Dan tidak jauh dari papan informasi terdapat bangku kelok, bangku ini disebut bangku kelok karena bentuknya yang unik seperti berkelok-kelok. Fasilitas ini dapat digunakan oleh pengunjung untuk bersantai atau beristirahat karena penat setelah berjalan-jalan di Pulau Kumala. 

 

12. Masjid Pulau Kumala

Masjid ini sudah ada sejak di bangunnya Pulau Kumala sebagai kawasan wisata dan menjadi bagian dari kawasan wisata Pulau Kumala. Diperuntukkan bagi pengunjung maupun karyawan muslim yang ingin melaksanakan ibadah shalat lima waktu. 

 

13. Podium Terbuka Umum

Podium terbuka atau pentas terbuka yang cukup luas ini dapat digunakan untuk acara panggung hiburan seperti pertunjukan musik baik pertunjukan modern maupun tradisional, Teater, Seni Drama dan lain-lain. Karena posisinya yang berada di tengah-tengah pengunjung atau penonton dapat menyaksikan acara dengan lebih leluasa.

 

14. Lamin Beyoq (Dayak Experience Center)

Lamin Beyoq adalah lamin khas Suku Dayak Kenyah yang difungsikan menjadi Dayak Experience Center (DEC) atau Pusat Informasi Budaya Dayak sejak tahun 2016. DEC Memuat informasi dan benda-benda budaya yang menggambarkan kehidupan sosial budaya 7 etnis Dayak yang bermukim di wilayah Kutai Kartanegara.

 

15. Kolam Naga

Kolam Naga terletak di sebelah utara Pulau Kumala. Disebut Kolam Naga karena terdapat replica sepasang naga yang berukuran cukup besar. Kolam Naga ini menggambarkan kisah mitologi Kerajaan Kutai Kartanegara tentang kisah naga, Lembu Swana dan Putri Karang Melenu yang merupakan permaisuri dari Batara Agung Dewa Sakti yaitu raja pertama Kerajaan Kutai.

 

16. Toko – toko Souvenir

Tidak jauh dari Plaza Pulau Kumala terdapat bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi para penjual souvenir yang menjajakan souvenir atau benda kenang-kenangan khas Kutai Kartanegara yang dapat dibeli oleh pengunjung berupa manik-manik, gantungan kunci, topi, gelang dan lain-lain.

 

17. Toilet Unik

Toilet ini terletak tidak jauh dari Landmark Pulau Kumala dan Patung Lembu Swana di sebelah selatan Pulau Kumala. Terdapat 2 (buah) toilet berbentuk segitiga dengan bahan bangunan terbuat dari kayu. Toilet ini mampu menarik perhatian pengunjung yang melihatnya dikarenakan bentuknya yang unik.

 

18. Dermaga Pulau Kumala

Dulu sebelum adanya jembatan Repo-repo, dermaga ini digunakan sebagai pelabuhan kecil bagi kapal-kapal penyebrangan Kota Tenggarong menuju Pulau Kumala. Saat ini dermaga ini tetap berfungsi bagi kapal-kapal yang melayani penumpang yang ingin menuju Pulau Kumala dengan menggunakan ces/kapal untuk menikmati perjalanan di atas air saat melintasi Sungai Mahakam. Kapal – kapal wisata yang biasanya datang dari Samarinda juga biasanya singgah di dermaga ini membawa wisatawan yang ingin mengunjungi Pulau Kumala.

 

19. Atraksi Wisata di Pulau Kumala 

Pada tahun 2002 saat baru diresmikan, Kawasan Wisata Pulau Kumala memiliki beberapa atraksi wisata andalan yang menarik minat banyak pengunjung, diantaranya adalah Kereta Gantung, Sky Tower, Bombom Car, Gokart dan Komedi Putar. 

Stasiun Kereta Gantung berada di Tenggarong seberang, tidak jauh dari Rumah Sakit AM. Parikesit. Dari tempat ini pengunjung menaiki kereta gantung melintasi Sungai Mahakam dan akan tiba di  Stasiun Kereta Gantung yang berada di Pulau Kumala.

Sky Tower adalah salah satu wahana andalan Pulau Kumala. Dengan menaiki Sky Tower ini pengunjung akan merasakan sensasi saat perlahan Sky Tower naik berputar perlahan semakin tinggi sehingga pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Tenggarong dan Pulau Kumala dari ketinggian.

Bombom Car, Gokart dan Komedi Putar adalah wahana yang sangat menarik dan menjadi salah satu magnet bagi pengunjung untuk datang ke Pulau Kumala.

Namun Saat ini kondisi  wahana-wahana tersebut tidak memungkinkan untuk digunakan karena memerlukan perbaikan dan perawatan.

 

20. Wisata Kuliner

Sebagaimana toko-toko souvenir, area wisata kuliner juga memiliki kawasan tersendiri di Pulau Kumala. Kios-kios kuliner dengan beraneka jenis makanan dan minuman yang ditawarkan, dengan suasana yang sejuk dan nyaman pengunjung bisa menikmati suasana sambil melepas dahaga/rasa lapar.

 

21. Kereta Api Mini dan Mobil Wisata

Saat berada di Pulau Kumala pengunjung yang datang akan memerlukan transportasi untuk mengunjungi spot-spot wisata yang ada di Pulau Kumala, hal ini dikarenakan area wisata Pulau Kumala yang cukup luas dan tidak memungkinkan jika hanya berjalan kaki. Biasanya pengunjung akan menyewa sepeda, mobil wisata atau kereta api mini yang tersedia didepan Kantor Manajemen Pulau Kumala. 

 

22. Sarang Burung

Sebuah Sangkar burung raksasa juga terdapat Pulau Kumala. Tak kami lagi akan dihuni oleh beberapa pasang burung merak yang akan menjadi penghuni pertama di sarang ini, nanti nya secara bertahap sangkar ini akan diisi juga dengan berbagai jenis burung.  Sudah terdapat akses jalan masuk dan jalan untuk mengelilingi sangkar burung untuk memudahkan pengunjung yang akan melihat-lihat burung disekeliling sangkar.

 

23. Wahana Wisata Air

Kolam khusus wisata air juga tersedia di Pulau Kumala, di kolam ini pengunjung bisa menggunakan sepeda air bebek wisata untuk bersantai sambil mengelilingi kolam.

 

24. Bangunan Hanggar

Bangunan ini awalnya digunakan sebagai hanggar tempat pendaratan Helikopter yang dulu pernah sempat digunakan oleh Bupati Kutai Kartanegara. Kemudian, sempat juga digunakan sebagai kampung dongeng, namun sampai hari ini bangunan ini belum lagi difungsikan.

 

25. Gong Perdamaian

Gong Perdamaian Nusantara (GPN) ini merupakan satu-satunya yang ada di Kalimantan Timur dan merupakan simbol wujd bersatunya seluruh propinsi di Nusantara dengan segala keragamannya. Di permukaan Gong terdapat 444 lambang Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia, di lingkaran tengah terdapat  lambang 33 propinsi serta 5 simbol agama yang diakui di Indonesia.

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :