Promokan Erau Dan TIFAF Melalui Kaltim Expo ke 11

Jumat, 23 Agustus 2019

     Dalam gelaran rutin tahunan menyambut HUT ke 74 Kemerdekaan RI ini, stand instansi resmi pemerintahan baik provinsi maupun kabupaten kota masih mendominasi. Dinas Pariwisata Kab Kutai Kartanegara turut serta dalam Pameran pembangunan dan Kaltim Expo ke-11 yang berlangsung selama lima hari di Convention Hall Sempaja Samarinda, dari tanggal  21 - 25 Agustus 2019.  Team dari Dinas Pariwsata Kab Kutai Kartanegara membuka stand pameran berada di bagian sebelah kiri dari pintu gerbang Kaltim Expo ke 11. 

      Untuk kali ini stand pameran diisi dengan berbagai hal yang berhubungan dengan wisata Kutai Kartanegara, dari kalender event yang telah berlangsung di Kutai Kartanegara dan yang yang akan segera berlangsung di Kutai Kartanegara seperti Pesta adat Erau dan Tifaf ( Tenggarong Internasional Folk Art Festival ).  Pada bagian penerima ada Teruna Dara Kutai Kartanegara yang siap menerima dan menjelaskan mengenai kepariwisataan Kab Kutai kartanegara. Ada yang unik dan menarik perhatian pengunjung dari stand yang dimiliki oleh Dinas Pariwisata Kukar yaitu adanya dua talent TKC yang semua pengunjung pasti ingin berfoto karna keunikan kostumnya.

       Dua defile mengenakan pakaian Kostum Mandau mando ini adalah tema yang mengambil dari senjata tajam sejenis parang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan. Mandau ini termasuk salah satu senjata tradisional Indonesia. Berbeda dengan parang biasa, Mandau ini memiliki ukiran – ukiran di bagian bilahnya yang tidak tajam sering juga dijumpai tambahan lubang – lubang dibilahnya yang ditutup dengan kuningan atau tembaga dengan maksud memperindah bilah Mandau. Dan buah khas Kalimantan yang berduri yang mirip dengan buah durian, dengan duri – durinya yang tajam buah ini sangat mirip dengan buah durian namun duri – durinya tidak berbahaya karna lebih lembut dari buah durian. Warnanya pun berbeda, untuk buah lai hanya berwana kuning baik pada kulit luarnya, dan pada buah di dalamnya, dengan tekstur yang lebih kering, berbeda dengan buahnya durian yang basah dan lembut.

       Untuk di ketahui bahwa panitia menyediakan 147 stan indoor dan 45 stan outdoor yang diisi oleh instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, instansi vertikal, perbankan, dunia usaha, koperasi dan UMKM. Selain pameran pembangunan, rangkaian Kaltim Expo ke-11 kali ini juga menggelar seminar, talk show, desain produk, perlombaan e-sport, hingga kegiatan keagamaan tabligh akbar yang diisi Ustad Tengku Zulkarnain.

Simpan sebagai :

Berita terkait :