Prosesi Adat Ngatur Dahar

Sabtu, 7 September 2019

      Telah berlangsung Ritual yang dinamakan upacara mengatur dahar yang dilakukan oleh kerabat kesultanan Kutai  Kartanegara sebelum pesta Erau di mulai. Upacara ini pada intinya adalah menyajikan makanan ringan berupa jajanan terdiri 41 jenis, hal ini bertujuan selain sebagai ungkapan rasa syukur  kepada Tuhan yang maha esa juga  mengajak  tokoh warga dan tokoh alam gaib agar selama Erau berlangsung  tidak sungkan untuk  menikmati hidangan setiap hari yang disajikan Sultan dan kerabatnya  di Keraton.

     Upacara ini juga bisa dilakukan di luar Erau terutama untuk  mengawali  hajatan   yang skalanya lebih besar seperti pesta kemeriahan perkawinan raja atau putra mahkotaDalam pelaksanaan Erau Adat Kutai upacara mengatur dahar ini  digelar  di ruang pertemuan keluarga Keraton Sultan Tenggarong pada Sabtu malam (7/9)  sebelum Erau dimulai. Dalam pelaksanaan   dilakukan setelah makan malam dengan menyajikan  sejumlah kue khas daerah. Seperti wajik  warna-warni,  pais, lempar dan lemang, ada pula Buah - buahan seperti pisang juga disajikan, bahkan bahan makanan masih mentah seperti biji kacang hijau dan  pipilan jagung yang sudah dipecahpun disajikan. 

    Tersedia pula ikan gabus   dan ayam panggang namun sayur  dan nasi tidak tampak di hidangkan pada upacara ini. Pawang upacara Mengatur Dahar mengatakan  upacara ini masih tetap dilestarikan karena banyak segi positif ketimbang aspek negatifnya. Sebab  semua mahluk tuhan   pasti senang dan suka  jika    menikmati hidangan.

    Terlebih yang menyajikan adalah Sultan dan kerbatnya. Dengan suasana senang dan suka cita tentu akan berbuah rasa damai dan tenteram. Upacara ini juga bisa dilakukan di luar Erau terutama untuk mengawali hajatan yang skalanya lebih besar seperti pesta kemeriahan perkawinan raja atau putra mahkota

Simpan sebagai :

Berita terkait :