Sosialisasi penerapan Sapta Pesona di lingkungan Dinas Pariwisata

Kamis, 13 Juni 2019

     Dinas Pariwisata Kab Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan Sosialisasi penerapan Sapta Pesona di lingkungan Dinas Pariwisata, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan staf Dinas Pariwisata untuk bersama mendapatkan sosialisasi tersebut.  Hadir sebagai pemateri ialah Drs. Triatma, sebagai Kasi Pemasaran Wisata pada Dinas Pariwisata Kab Kutai Kartanegara, beliau menyampaikan Sadar wisata adalah bentuk kesadaran Masyarakat, menyadari hak dan   kebutuhannya untuk menjadi pelaku wisata atau wisatawan dalam  melakukan perjalanan ke  suatu daerah tujuan wisata Masyarakat menyadari peran dan      tanggung jawabnya sebagai tuan rumah (host) yang  baik. Dan menciptakan suasana seperti yang tertuang dalam slogan Sapta Pesona. Sapta pesona memiliki logo yang dilambangkan dengan matahari yang bersinar sebanyak tujuh unsur yang maknanya aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, kenangan.

     Lebih lanjut Drs Triyatma memaparkan bawa Aman merupakan suatu kondisi atau keadaan yang memberikan suasana tenang dan rasa tentram bagi wisatawan, sehingga wisatawan tidak merasa cemas dalam menikmati kunjungannya. Lalu tertib ialah suatu kondisi atau keadaan yang mencerminkan suasana tertib dan teratur bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan yang mampu memberikan layanan teratur dan efektip bagi wisatawan, aplikasinya bisa dilakukan dengan mewujudkan budaya antri serta memelihara lingkungan dengan tata aturan yang berlaku, disiplin waktu. Yang ketiga bersih merupakan suatu kondisi atau keadaan yang menampilkan sifat bersih dan layanan higienis yang harus selalu tercermin pada lingkungan, sarana dan prasarana serta pelayanannya. Dengan betuk aksinya bisa seperti tidak membuang sampah / limbah ke sembarang tempat. Turut menjaga kebersihan sarana dan lingkungan destinasi pariwisata.

      Keempat Sejuk merupakan kondisi atau keadaan lingkungan yang memberikan suasana nyaman, segar dan rasa betah bagi wisatawan sehingga mendorong lama tinggal dan kunjungan yang lebih lama, dengan contoh aksi seperti melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon, memelihara penghijauan di obyek dan daya tarik wisata. Kelima indah yang merupakan suatu kondisi lingkungan yang mencerminkan keadaan yang indah dan menarik yang akan memberikan rasa kagum dan kesan mendalam bagi wisatawan. Bisa melalui dengan aksi menjaga keindahan objek wisata dalam tatanan yang alami dan harmoni, menata tempat tinggal dan lingkungan secara teratur, menjaga karakter kelokalan. Keenam ramah yaitu suatu kondisi lingkungan yang bersumber dari sikap masyarakat di destinasi pariwisata yang mencerminkan suasana yang akrab, terbuka dan penerimaan yang tinggi yang akan memberikan perasaan nyaman, perasaan diterima atau merasa betah seperti di rumah sendiri bagi wisatawan dalam perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut. Bisa melaui aksi seperti bersikap sebagai tuan rumah yang baik siap membantu wisatawan, memberi informasi tentang adat istiadat secara sopan, menampilkan senyum yang tulus. Ketujuh kenangan ialah suatu bentuk pengalaman yang berkesan di daerah tujuan wisata yang akan memberikan rasa senang dan kenangan indah yang membekas bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan kedaerah tersebut, aksinya bisa dilakukan dengan menggali dan mengangkat keunikan budaya lokal, menyajikan makanan dan minuman khas lokal yang bersih, sehat dan menarik, menyediakan cindramata yang menarik, unik, khas serta mudah dibawa dan harga yang wajar.

Simpan sebagai :

Berita terkait :