Tenggarong Kutai Carnival Tampil Dengan Kostum Baru

Senin, 22 Juli 2019

      Pada tahun – tahun sebelumnya Tenggarong Kutai Carnival adalah carnival kostum khas borneo yang mengusung keunikan budaya dan keindahan flora serta fauna bumi Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. tema lokal yang di bawakan adalah mangrove, dengan tema ini memperkenalkan kekayaan flora di pesisir Kutai Kartanegara, kedua purun yaitu tikar anyaman khas Kutai, ketiga Enggang yang merupakan fauna khas da icon Kalimantan. Berlanjut pada tahun 2015 tema dengan kearifan lokal yang ditampilkan Buah Bolox yang merupakan salah satu buah buah tradisional, apabila dimakan membuat mabuk, lalu Kostum Sumpit yaitu diambil dari senjata khas yang menunjukkan keperkasaan dan kemahiran masyarakat Dayak dalam berburu. Ada kostum Pesut Mahakam yaitu diambil dari hewan langka yang harus dilindungi yang kini hanya terdapat di perairan Kedang Kepala hingga Danau Semayang dan Sungai Mahakam di wilayah Kutai Kartanegara.

      Tenggarong Kutai Carnival telah mengusung tema – tema keunikan borneo sejak tahun 2012 sampai dengan 2019. Dengan defile pada tahun ini Kostum Mandau mando ini adalah tema yang mengambil dari senjata tajam sejenis parang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan. Mandau ini termasuk salah satu senjata tradisional Indonesia. Berbeda dengan parang biasa, Mandau ini memiliki ukiran – ukiran di bagian bilahnya yang tidak tajam sering juga dijumpai tambahan lubang – lubang dibilahnya yang ditutup dengan kuningan atau tembaga dengan maksud memperindah bilah Mandau.

       Tampilan terbaru kedua yatu Tanduk payau tema ini terinsfirasi dari seekor binatang rusa, salah satu binatang khas di Kalimantan yang biasanya disebut pula oleh penduduk lokal dengan sebutan payau, binatang ini sudah mulai langka dikarenakan banyak penangkapan secara liar untuk di olah sebagai bahan makanan dan sedangkan bagian kerangka kepala yang masih bertanduk dengan baik sering dijadikan untuk hiasan dinding oleh warga.

      Tampilan terbaru berikutnya dari Tenggarong Kutai Carnival ialah Buah Lai, inilah buah khas Kalimantan yang berduri yang mirip dengan buah durian, dengan duri – durinya yang tajam buah ini sangat mirip dengan buah durian namun duri – durinya tidak berbahaya karna lebih lembut dari buah durian. Warnanya pun berbeda, untuk buah lai hanya berwana kuning baik pada kulit luarnya, dan pada buah di dalamnya, dengan tekstur yang lebih kering, berbeda dengan buahnya durian yang basah dan lembut.
 
 

Simpan sebagai :

Berita terkait :