Dampak Pariwisata

Besaran dampak pariwisata ini hanya dihasilkan dari konsumsi wisatawan di Kutai Kartanegara baik wisnus maupun wisman. Sedangkan dampak yang ditimbulkan akibat adanya investasi di sektor pariwisata serta pengeluaran pemerintah di sektor pariwisata belum termasuk di dalamnya karena kedua data tersebut belum dihitung. Demikian juga dengan dampak yang ditimbulkan oleh wisatawan outbound, belum dihitung. Jika ketiga data tersebut tersedia, dapat dikatakan bahwa dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan pariwisata di Kutai Kartanegara akan lebih tinggi lagi.

 

             Dampak ekonomi secara keseluruhan akibat kunjungan wisatawan di Kutai Kartanegara terlihat pada gambar di di samping ini. Kegiatan pariwisata di Kutai Kartanegara masih kecil peranannya dalam penciptaan  output yaitu 0,11 persen, dan peranannya terhadap penciptaan PDRB hanya sebesar 0,07 persen. Adapun dampak terhadap kesempatan kerja mencapai 0,65 persen dan merupakan dampak tertinggi dibandingkan dengan dampak terhadap indikator lainnya. Dampak terhadap upah/gaji yang dinikmati pekerja sebesar 0,09% dan dampak terhadap penciptaan pajak sebesar 0,03 persen.

Hasil  Kajian  NESPARDA

Kesimpulan Neraca Satelit Pariwisata Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2013, yaitu:

  1. Pengeluaran konsumsi wisatawan yang dilakukan di Kutai Kartanegara pada tahun 2012, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara telah memberi dampak terhadap terciptanya output ekonomi Kutai Kartanegara sebesar Rp 171,48 milyar. Nilai ini setara 1,18 kali nilai konsumsi wisatawan. Dengan kata lain, bahwa kedatangan wisatawan ke Kukar mempunyai multiplier effect yang cukup lumayan terhadap terciptanya output.

 

  1. Terciptanya output sebagai dampak adanya pengeluaran wisatawan memberikan dampak lanjutan berupa terciptanya nilai tambah bruto (NTB) dan kesempatan tenaga kerja. Hal ini terjadi karena dalam proses penciptaan output membutuhkan faktor-faktor produksi, diantaranya pekerja dan capital. Secara total NTB yang tercipta mencapai Rp 88,10 milyar dengan kesempatan kerja 1.822 orang.

 

  1. Perbandingan dengan perekonomian Kutai Kartanegara secara total, maka kedatangan wisatawan ke Kutai Kartanegara telah memberikan kontribusi terhadap output sebesar 0,11 persen, terhadap NTB sebesar           0,07 persen dan terhadap kesempatan kerja sebesar 0,65 persen.

 

 

  1. Kedatangan wisatawan ke Kutai Kartanegara juga memberikan dampak terhadap pajak tak langsung yang besarannya mencapai Rp 1,62 milyar atau 0,03 persen dari total pajak tak langsung yang dihasilkan perekonomian Kutai Kartanegara.