Statistik Kontribusi Bidang Pariwisata

Data mengenai kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah merupakan data yang  disajikan untuk memberikan gambaran mengenai peran pariwisata dalam perekonomian daerah, sekaligus memberikan gambaran apakah potensi pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara yang sangat kaya sudah atau belum dimanfaatkan secara optimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah disajikan data tahun 2011 - 2016 yang bersumber dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Kartanegara. Kemudian data pajak dan retribusi pendapatan asli daerah / PAD di bidang pariwisata untuk tahun 2011 - 2015 diambil data dari BPS Kab Kutai kartanegara yang berbersumber dari Dinas Pendapatan Daerah dan data yang dikelola olah Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah akan diukur dari jumlah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kutai Kartanegara yang berasal dari dua sublapangan usaha yang terkait dengan pariwisata, yaitu hotel, dan restoran. Usaha yang paling besar memberikan kontribusi terhadap PDRB dari sektor pariwisata adalah restoran, jika dibandingkan sublapangan usaha hotel.

Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2011 - 2016 rata-rata masih di bawah 1% dari jumlah PDRB seluruh lapangan usaha, baik jumlah tanpa lapangan usaha pertambangan minyak dan gas bumi (MIGAS), maupun dengan lapangan usaha MIGAS. Peningkatan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian daerah setiap tahunnya pada periode 2012 – 2016 rata-rata masih sebesar 0,01%.

Prosentase kontribusi Pariwisata tampak masih minim bila dibandingkan dengan makin tingginya APBD Kutai Kartanegara yang struktur penerimaannya dari dana bagi hasil migas dengan APBD mencapai angka 5,2 Trilyun. Akan tetapi, peningkatan infrastruktur dan akses keberbagai wilayah mendukung peningkatan jumlah wisatawan. Sebagai contoh dari Nesparda 2013 diketahui bahwa pengeluaran wisatawan telah memberikan dampak terhadap terciptanya output ekonomi Kutai Kartanegara sebesar Rp 171,48 Milyar dari sektor-sektor yang secara langsung berkenaan dengan pengelolaan wisata maupun sektor penunjang lainnya. Disisi lain, diluar sektor-sektor yang diukur tersebut, dampak ekonomi kegiatan wisata dan event juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penyediaan jasa usaha transportasi, konsumsi, dan souvenir.

Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian daerah sangat potensial untuk lebih ditingkatkan dengan potensi pariwisata yang sangat kaya dan beragam. Pengelolaan pariwisata yang lebih profesional dan terpadu dengan sektor lain sangat diperlukan untuk meningkatkan peran pariwisata dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara.

PDRB PARIWISATA

 pad PARIWISATA

 

 

PDRB PARIWISATA

 

 pad PARIWISATA web